Pertanyaan “berapa biaya pembuatan website perusahaan” jarang bisa dijawab dengan satu angka. Dua penawaran bisa terpaut jutaan rupiah, padahal yang satu sudah termasuk domain, hosting, dan revisi, sedangkan yang lain hanya desain. Artikel ini tidak berisi daftar harga baku. Tujuannya membantu Anda membaca rincian biaya website perusahaan, mengenali apa yang membuat harga naik atau turun, dan menyusun pertanyaan yang tepat sebelum memilih vendor.
Untuk gambaran awal, halaman paket jasa pembuatan website Senius menampilkan rentang Rp1.199.000 sampai Rp4.785.000 untuk tiga paket (Standard, Pro, Business), per pengecekan 20 Oktober 2026. Rentang itu masih bergantung pada kebutuhan Anda, jadi bagian di bawah menjelaskan apa saja yang menentukan posisi Anda di dalamnya.
Komponen biaya pembuatan website perusahaan
Hampir semua penawaran terdiri dari delapan komponen. Kalau satu komponen tidak tertulis, tanyakan apakah gratis, dibayar terpisah, atau memang tidak termasuk.
| Komponen | Apa isinya | Yang memengaruhi harga |
|---|---|---|
| Domain | Alamat website (.com, .co.id, .id). Dibayar per tahun dan harus diperpanjang. | Ekstensi, lama kontrak, harga perpanjangan |
| Hosting | Server tempat file website disimpan. Ada paket bulanan dan tahunan. | Kapasitas, jumlah email, kecepatan |
| Desain | Tampilan halaman: template yang disesuaikan atau desain khusus. | Template vs custom, jumlah halaman |
| Halaman dan fitur | Beranda, profil, layanan, kontak, blog, formulir, galeri. | Jumlah halaman, fitur tambahan |
| Integrasi | Tombol WhatsApp, formulir ke email atau CRM, peta, pembayaran bila ada toko. | Jumlah dan kerumitan integrasi |
| Konten | Teks, foto, dan video. Bisa dari Anda atau dibuatkan. | Siapa yang menulis dan memotret |
| SEO dasar | Judul halaman, deskripsi, struktur heading, kecepatan. | Hanya pengaturan dasar atau termasuk riset kata kunci |
| Perawatan | Pembaruan, cadangan data, keamanan, perbaikan setelah serah terima. | Gratis berapa lama, biaya setelahnya |
Untuk komponen yang biayanya dibayar ke pihak ketiga, ada angka resmi yang bisa dicek. Pada halaman domain Hostinger (dicek 20 Oktober 2026), domain .com tercantum Rp109.900 untuk tahun pertama dengan syarat langganan tiga tahun, dan domain .id tercantum Rp210.900 untuk tahun pertama. Harga itu belum termasuk PPN, dan harga perpanjangan baru terlihat saat checkout. Artinya, angka promo tahun pertama tidak bisa dijadikan patokan biaya tahun kedua dan seterusnya.
Untuk hosting, panduan biaya website dari Hostinger (diperbarui 11 Februari 2026) menyebut hosting WordPress berkisar Rp24.900 sampai Rp116.900 per bulan, dan sertifikat SSL sudah gratis di paket hosting WordPress serta paket hosting termurah. Jadi biaya SSL yang dijual terpisah patut ditanyakan ulang kalau muncul sebagai baris tersendiri di penawaran.
Apa yang membuat harga naik atau turun
Selisih harga antarvendor biasanya berasal dari empat hal. Yang pertama jenis desain. Paket Senius yang paling murah memakai template standar, paket Pro memakai template premium, dan paket Business memakai desain khusus. Semakin khusus desainnya, semakin banyak jam kerja yang dihitung.
Yang kedua jumlah halaman dan fitur. Website lima halaman dengan satu formulir kontak jelas berbeda pekerjaannya dari website dengan katalog layanan, blog, dan integrasi ke sistem penjualan. Yang ketiga siapa yang menyiapkan konten. Proyek bisa molor bukan karena desain, tetapi karena teks dan foto belum siap. Kalau konten dibuatkan vendor, biayanya sering dihitung terpisah dari biaya website.
Yang keempat batas revisi dan perawatan. Pada halaman paket Senius, revisi gratis tertulis 2 kali untuk Standard, 3 kali untuk Pro, dan 10 kali untuk Business. Angka seperti ini layak dibandingkan antarvendor karena revisi yang disebut tak terbatas perlu dicek syaratnya secara tertulis.
Biaya yang sering terlewat
Ada beberapa pos yang jarang masuk hitungan di awal, lalu mengejutkan di bulan kedua. Pertama, biaya perpanjangan. Domain dan hosting yang murah di tahun pertama bisa naik saat diperpanjang. Kedua, email bisnis. Beberapa paket hanya memberi satu akun email, sementara tim Anda mungkin butuh lebih banyak.
Ketiga, perubahan setelah serah terima. Menambah halaman, mengganti struktur menu, atau memasang fitur baru setelah website selesai umumnya dihitung sebagai pekerjaan baru. Karena itu, tanyakan sejak awal apa yang masih gratis setelah serah terima dan sampai kapan. Terakhir, iklan atau SEO lanjutan. Website yang sudah jadi tidak otomatis ramai dikunjungi. Bonus iklan pada paket tertentu, seperti iklan Google satu minggu pada paket Pro dan satu bulan pada paket Business yang tertulis di halaman paket Senius, tidak menggantikan strategi pemasaran jangka panjang.
Template atau desain khusus: cara memilih
Pilihan ini paling sering menentukan angka akhir. Template cocok bila Anda ingin website tampil rapi dalam waktu singkat dan struktur halamannya standar: beranda, profil, layanan, kontak. Desain khusus layak dipertimbangkan bila perusahaan punya identitas visual yang kuat, alur halaman yang tidak lazim, atau fitur yang tidak ada di template. Cara mudah memutuskannya: tuliskan tiga hal yang harus bisa dilakukan pengunjung di website Anda, lalu tanyakan apakah template yang ditawarkan sudah mendukung ketiganya tanpa kompromi besar.
Cara menghitung anggaran sederhana
Hitung dua angka, bukan satu: biaya tahun pertama dan biaya tahun-tahun berikutnya.
- Tahun pertama = pembuatan website + domain + hosting + konten (bila dibuatkan) + integrasi tambahan.
- Tahun berikutnya = perpanjangan domain + perpanjangan hosting + perawatan + pembaruan konten.
Sebagai contoh ilustrasi (bukan tarif siapa pun), anggap Penawaran A bernilai Rp5 juta tetapi tidak menyebut domain dan hosting, sedangkan Penawaran B bernilai Rp6 juta dan sudah memuat domain, hosting satu tahun, dan dua kali revisi. Jika domain dan hosting di Penawaran A ternyata harus dibeli sendiri seharga lebih dari Rp1 juta per tahun, selisih keduanya bisa hilang. Karena itu, bandingkan isi tiap baris, bukan hanya total.
Pertanyaan untuk vendor sebelum setuju
- Apa saja yang termasuk dalam harga, dan apa yang dibayar terpisah?
- Domain dan hosting atas nama siapa, dan berapa biaya perpanjangannya?
- Berapa halaman dan fitur yang sudah termasuk? Apa batas revisinya?
- Siapa yang menyiapkan teks dan foto?
- Berapa lama proses pengerjaan, dan apa yang saya siapkan di awal?
- Ada masa perawatan atau dukungan setelah website selesai? Gratis sampai kapan?
- Apakah file dan akses admin diserahkan kepada saya setelah selesai?
Tanda penawaran yang belum lengkap
- Hanya satu angka total tanpa rincian komponen.
- Domain dan hosting tidak disebut sama sekali.
- Tidak ada batas revisi atau jumlah halaman yang jelas.
- Tidak ada penjelasan siapa pemilik akun domain, hosting, dan akses admin.
- Janji “murah” tanpa menyebut biaya perpanjangan tahun berikutnya.
Website perusahaan dan toko online punya anggaran yang berbeda. Kalau Anda berjualan langsung lewat website, ada komponen tambahan seperti katalog produk, ongkos kirim, dan metode pembayaran. Untuk kebutuhan itu, baca dulu cara kerja payment gateway di Indonesia dan lihat halaman jasa pembuatan website ecommerce. Bila yang Anda butuhkan hanya profil bisnis, siapkan materinya lebih dulu lewat panduan cara membuat company profile.
Ingin tahu kisaran biaya untuk bisnis Anda?
Kebutuhan tiap perusahaan berbeda, jadi angka yang tepat baru muncul setelah jumlah halaman, fitur, dan konten jelas. Kalau Anda ingin rincian tertulis per komponen, ceritakan kebutuhan Anda lewat WhatsApp. Layanan lengkapnya ada di halaman jasa pembuatan website profesional Senius, dengan paket mulai dari Rp1.199.000.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa biaya pembuatan website perusahaan?
Tidak ada satu angka baku. Biayanya bergantung pada jenis desain, jumlah halaman, fitur, dan siapa yang menyiapkan konten. Sebagai gambaran, paket Senius tertulis mulai dari Rp1.199.000 sampai Rp4.785.000 (dicek 20 Oktober 2026), dan kebutuhan di luar paket dihitung sesuai konsultasi.
Apakah domain dan hosting sudah termasuk dalam biaya website?
Tergantung penawarannya. Pada halaman paket Senius, ketiga paket menyebut domain gratis (paket Standard hanya untuk .com, paket Pro dan Business juga mencakup .co.id, .id, dan .net) beserta hosting. Di vendor lain, tanyakan secara tertulis, termasuk biaya perpanjangan tahun berikutnya.
Apa saja biaya yang muncul setelah website jadi?
Perpanjangan domain dan hosting setiap tahun, ditambah perawatan bila Anda menginginkan pembaruan dan cadangan rutin. Konten baru, seperti artikel atau foto produk, juga biasanya dihitung terpisah.
Lebih baik pakai template atau desain khusus?
Template cocok bila Anda butuh website cepat dengan anggaran terbatas. Desain khusus lebih masuk akal bila identitas visual dan alur halaman perlu disesuaikan dengan perusahaan. Keduanya bisa menghasilkan website yang baik, selama kebutuhannya dibicarakan sejak awal.
Sumber dan tanggal cek: halaman paket Senius, Hostinger (halaman domain dan panduan estimasi biaya website). Harga pihak ketiga dapat berubah, cek ulang sebelum memesan.
