Cara membuat email bisnis dengan domain sendiri pada dasarnya soal tiga hal: domain yang sudah Anda miliki, satu layanan yang menyimpan kotak surat, dan beberapa record DNS yang mengarahkan surat ke layanan itu. Hasilnya alamat seperti nama@usahaanda.co.id, bukan usahaanda@gmail.com. Artikel ini menjelaskan tiga jalur pembuatannya, langkah tiap jalur, dan pengaturan DNS yang menjaga surat Anda tidak mendarat di folder spam.
Harga dan syarat layanan di bawah diambil dari halaman resmi Google dan Microsoft, dicek pada 21 Oktober 2026. Harganya dalam dolar AS, belum termasuk pajak, dan bisa berubah.
Kenapa pakai email domain sendiri, bukan email gratis
Alamat dengan nama usaha langsung memberi tahu penerima siapa pengirimnya, jadi surat penawaran atau faktur tidak perlu dijelaskan dulu asal-usulnya. Alamat itu juga milik domain Anda. Kalau suatu hari Anda pindah dari satu penyedia email ke penyedia lain, alamat tetap sama dan yang berubah hanya record DNS-nya. Tiap anggota tim bisa punya alamat sendiri, dan kotak surat karyawan yang keluar bisa dialihkan tanpa mengganti alamat yang sudah dikenal pelanggan.
Ingat satu hal sejak awal: email domain sendiri hidup selama domainnya hidup. Kalau domain kedaluwarsa, email ikut berhenti. Catat tanggal perpanjangan domain di kalender sebelum Anda mulai.
Cara membuat email bisnis: tiga jalur yang bisa dipilih
| Jalur | Cocok untuk | Yang perlu diketahui |
|---|---|---|
| Email dari paket hosting | Satu sampai beberapa alamat sederhana, domain dan hosting sudah ada | Jumlah akun, kuota, dan aturan kirim ditentukan paket hosting Anda |
| Layanan berbayar per pengguna (Google Workspace, Microsoft 365) | Tim yang butuh kalender, penyimpanan, keamanan, dan aplikasi HP yang mapan | Biaya per pengguna per bulan |
| Email forwarding | Pemilik usaha yang hanya ingin menerima surat di Gmail yang sudah dipakai | Hanya untuk menerima, membalas dari alamat domain butuh langkah tambahan |
Jalur 1: email dari paket hosting
Banyak paket hosting menyertakan kotak surat. Jumlah akun dan kuota berbeda antar penyedia, jadi cek dulu ketentuan paket Anda. Langkahnya biasanya seperti ini.
- Masuk ke panel hosting, lalu cari menu Email atau Email Accounts.
- Buat akun dengan alamat yang Anda mau, misalnya info@usahaanda.co.id, dan kata sandi yang panjang dan unik.
- Catat pengaturan IMAP dan SMTP yang diberikan penyedia (nama server dan port). Anda memerlukannya untuk memasang email di HP atau aplikasi surat.
- Buka webmail dari panel yang sama, kirim satu surat ke alamat Gmail pribadi Anda, lalu balas dari Gmail itu untuk menguji kirim dan terima.
Karena kotak surat berada di server yang sama dengan website, gangguan pada hosting bisa ikut mengganggu email. Itu alasan sebagian pemilik usaha memisahkan email ke layanan tersendiri begitu timnya bertambah.
Jalur 2: Google Workspace atau Microsoft 365
Halaman harga Google Workspace mencantumkan Business Starter USD 7, Business Standard USD 14, dan Business Plus USD 22 per pengguna per bulan (harga daftar), dengan email domain sendiri di semua paket. Halaman yang sama menampilkan harga promosi untuk periode 3 November 2026 sampai 3 Februari 2027, jadi cek angka terbaru sebelum membeli.
Halaman Microsoft 365 Business Basic versi Indonesia mencantumkan USD 2,70 per pengguna per bulan tanpa Teams dan USD 3,50 dengan Teams untuk langganan tahunan. Tagihan bulanan lebih mahal: USD 3,24 dan USD 4,20. Email bisnis dengan domain sendiri termasuk di paket itu.
Urutan setup kedua layanan hampir sama.
- Pilih paket dan masukkan nama domain Anda saat pendaftaran.
- Buktikan Anda pemilik domain. Layanan akan meminta Anda menambahkan satu record (biasanya TXT) di DNS domain.
- Buat pengguna dan kotak suratnya lebih dulu. Dokumentasi Microsoft menyarankan menambah pengguna sebelum record MX diubah supaya email tetap berjalan.
- Ubah record MX (dijelaskan di bagian berikut) dan hapus MX lama.
- Tunggu perubahan DNS menyebar. Google menulis perubahan MX bisa memakan waktu sampai 72 jam.
- Uji kirim dan terima dengan akun Gmail pribadi sebelum alamat baru Anda umumkan ke pelanggan.
Pengaturan DNS dasar: MX, SPF, DKIM, dan DMARC
DNS adalah daftar petunjuk untuk domain Anda. Anda mengubahnya di tempat domain didaftarkan, atau di penyedia nama server yang dipakai domain itu. Ada empat record yang perlu dikenal.
MX: ke mana surat masuk dikirim
Untuk Google Workspace, Google menulis nilai MX-nya adalah smtp.google.com dengan prioritas 1. Akun yang dibuat sebelum 2023 mungkin memakai nilai berawalan aspmx, dan nilai itu tetap berfungsi. Google juga menegaskan agar MX lain di domain dihapus, karena MX lama atau salah bisa membuat email tidak berjalan semestinya.
Untuk Microsoft 365, nilai record ditampilkan di pusat admin: Settings, Domains, pilih domain, lalu DNS records. Jika MX penyedia lama masih ada, hapus atau beri prioritas lebih rendah dari MX Microsoft.
SPF: siapa yang boleh mengirim atas nama domain
SPF adalah record TXT berisi daftar server pengirim yang sah. Untuk domain yang hanya mengirim lewat Google Workspace, Google menyarankan nilai berikut.
v=spf1 include:_spf.google.com ~all
Jika Anda juga mengirim lewat layanan lain, misalnya newsletter atau toko online, tambahkan layanan itu ke record yang sama. Satu domain sebaiknya hanya punya satu record SPF. Google menyebut satu record SPF boleh memuat sampai 10 tag include.
DKIM: tanda tangan digital pada tiap surat
Di Google Workspace, buka Admin console, lalu Apps, Google Workspace, Gmail, Authenticate email. Buat kunci baru (Google merekomendasikan panjang 2048-bit), salin nama host dan nilainya ke record TXT di DNS dengan host google._domainkey, lalu kembali ke Admin console dan klik Start authentication. Aktivasi bisa memakan waktu sampai 48 jam. Untuk mengecek, kirim surat ke akun Gmail lain dan lihat bagian Authentication-Results di header asli, yang harus menunjukkan DKIM pass. Mengirim ke diri sendiri tidak bisa dipakai untuk verifikasi ini. Jika Gmail baru diaktifkan, Google meminta Anda menunggu 24 sampai 72 jam sebelum membuat kunci.
DMARC: apa yang dilakukan penerima bila SPF dan DKIM gagal
DMARC adalah record TXT di nama host _dmarc.usahaanda.co.id. Kebijakannya ada tiga: none (surat tetap dikirim dan kegagalan dicatat di laporan), quarantine (surat dimasukkan ke spam), dan reject (surat ditolak). Google menyarankan memulai dari none, lalu memperketat setelah Anda tahu bagaimana penerima memeriksa surat Anda. Pasang DMARC sesudah SPF atau DKIM aktif, dan Google menyarankan menunggu 48 jam setelah itu. Contoh nilai awal:
v=DMARC1; p=none; rua=mailto:laporan@usahaanda.co.id
Gmail mulai 1 Februari 2024 mewajibkan semua pengirim ke akun Gmail memasang SPF atau DKIM. Pengirim massal, yaitu di atas 5.000 pesan per hari ke Gmail, wajib memasang SPF, DKIM, dan DMARC. Usaha kecil jarang mengirim sebanyak itu, tetapi pengaturan yang sama membantu surat penawaran Anda sampai ke kotak masuk.
Jalur 3: forwarding, dan perubahan Gmail yang perlu diketahui
Dengan forwarding, surat yang masuk ke info@usahaanda.co.id diteruskan otomatis ke Gmail yang sudah Anda pakai. Banyak penyedia domain dan hosting menyediakan fitur ini di panelnya, biasanya dengan nama Forwarders atau Email Forwarding. Anda membuat satu aturan: alamat domain sebagai sumber, alamat Gmail sebagai tujuan.
Bagian yang rumit adalah membalas. Cara lazim membalas dari alamat domain lewat Gmail adalah fitur Send as dengan SMTP penyedia lain. Halaman bantuan Gmail menyebut mulai Januari 2027 Send as untuk alamat pihak ketiga di Gmail web dan aplikasi HP akan dihentikan, bersama Gmailify dan pengambilan surat lewat POP. Send as untuk alamat Google Workspace tidak terpengaruh, dan meneruskan surat dari akun lain ke Gmail tetap bisa. Artinya, forwarding masih layak untuk menerima surat, tetapi untuk membalas dari alamat domain, pakai webmail atau aplikasi dari penyedia email Anda, atau pilih jalur 1 atau 2.
Memasang email bisnis di HP
Untuk alamat Google Workspace, tambahkan akun Google di aplikasi Gmail memakai alamat Workspace Anda. Untuk email dari hosting, langkah di aplikasi Gmail Android adalah: ketuk foto profil, Add another account, pilih Other, masukkan alamat email, pilih Personal (IMAP), masukkan kata sandi, lalu isi pengaturan IMAP dari penyedia, misalnya port 993 dengan keamanan SSL/TLS. Langkah di iPhone mirip. Google mencatat aplikasi Gmail di Android dan iPhone tetap mendukung akun pihak ketiga setelah perubahan 2027. Bila akun memakai keamanan ekstra, penyedia mungkin meminta app password.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mengubah MX sebelum kotak surat dibuat, sehingga surat yang masuk di masa peralihan tidak punya tujuan.
- Membiarkan MX lama aktif bersama MX baru, atau membuat dua record SPF untuk satu domain.
- Menguji hanya dengan mengirim ke diri sendiri. Uji ke akun Gmail lain dan cek apakah surat masuk ke kotak masuk atau spam.
- Memakai satu kata sandi untuk semua alamat tim, atau tidak menggantinya saat ada karyawan keluar.
- Lupa memperpanjang domain, sehingga website dan email berhenti bersamaan.
Kapan sebaiknya minta bantuan
Cara membuat email perusahaan untuk satu alamat di hosting bisa Anda kerjakan sendiri, asal domain belum dipakai layanan lain. Pekerjaan jadi lebih sensitif ketika domain sudah dipakai website yang berjalan, ada beberapa layanan yang mengirim surat atas nama domain, atau tim Anda lebih dari beberapa orang, karena satu record yang keliru bisa mengganggu website maupun email. Email bisnis dan website memakai domain yang sama, jadi pengaturannya sering dikerjakan bersamaan. Jika Anda sedang menyiapkan website perusahaan, lihat jasa pembuatan website profesional Senius dan tanyakan saat konsultasi apakah email bisnis ikut disiapkan. Untuk gambaran komponen biaya website, baca biaya pembuatan website perusahaan.
Setelah email siap, langkah berikutnya biasanya memastikan usaha Anda muncul di Google Maps. Panduannya ada di cara verifikasi Google Bisnisku. Kalau email akan dipakai untuk menghubungi pelanggan secara rutin, pertimbangkan juga strategi pemasarannya lewat jasa digital marketing.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah email bisnis domain sendiri bisa gratis?
Sebagian bisa. Banyak paket hosting menyertakan kotak surat, dan forwarding sering tersedia di panel domain. Layanan seperti Google Workspace dan Microsoft 365 berbayar per pengguna. Domain sendiri tetap punya biaya perpanjangan tahunan.
Berapa lama email baru bisa dipakai setelah MX diubah?
Google menulis perubahan MX bisa memakan waktu sampai 72 jam untuk berlaku, dan DKIM bisa memakan waktu sampai 48 jam setelah kuncinya ditambahkan. Bisa lebih cepat, tetapi jangan umumkan alamat baru sebelum uji kirim dan terima berhasil.
Apa bedanya email dari hosting dan Google Workspace?
Email dari hosting menyimpan kotak surat di server hosting Anda dan biasanya sudah termasuk dalam paket. Google Workspace memisahkan email dari website, menambahkan kalender, penyimpanan, dan pengaturan keamanan untuk tim, dengan tarif per pengguna.
Apakah usaha kecil perlu memasang SPF, DKIM, dan DMARC?
Sejak 1 Februari 2024 Gmail mewajibkan SPF atau DKIM untuk semua pengirim ke akun Gmail, dan ketiganya untuk pengirim di atas 5.000 pesan per hari. DMARC tidak diwajibkan untuk pengirim kecil, tetapi Google menyarankannya bersama SPF dan DKIM.
Sumber (dicek 21 Oktober 2026)
- Google Workspace: halaman harga
- Microsoft 365 Business Basic
- Google Workspace: set up MX records
- Google Workspace: set up SPF
- Google Workspace: set up DKIM
- Google Workspace: set up DMARC
- Gmail: email sender guidelines
- Microsoft 365: connect your domain by adding DNS records
- Gmail: add another email account (Android)
- Gmail: changes to third-party email account support
Ditulis oleh tim Senius. Foto sampul: Glenn Carstens-Peters / Unsplash.
